Kemenhub Belum Serahkan Aset ke Pemda PDF Print E-mail
 Dibaca: 708 kali.
Written by Administrator   
Friday, 30 October 2015 03:31

Pelabuhan Berakit Terancam Gagal Operasi

BINTAN (HK)- Pelabuhan Ferry Internasional Tanjung Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, terancam tidak dapat dioperasikan dalam waktu dekat. 

Pasalnya, hingga saat ini penyerahan aset dari Kementrian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) belum diterima oleh Pemerintah Daerah (Pemda) baik Provinsi Kepri maupun Pemda Bintan.

Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Kepri, Agung Mulyana mengaku, pihaknya terus mendesak Kemenhub RI segera menyerahkan aset pelabuhan tersebut agar bisa dikelola oleh Pemda setempat. 

Namun, pihak Kemenhub RI, kata Agung, ingin terlebih dahulu melakukan kajian ulang terkait penyerahan aset tersebut sebelum diserahkan kepada Pemda.

"Secara resmi kita sudah sampaikan kepada Pak Menteri, saya juga bertanya apakah nanti akan diserahkan kepada Pemda, dan beliau mau mengkaji dulu," sebut Agung, di Bintan, Kamis (29/10).

Meski demikian, lanjut Agunbg, bangunan infrastruktur pelabuhan yang sudah hampir rampung tersebut terpaksa harus mendapatkan sokongan biaya dari Anggaran Penbiayaan Belanja Negara (APBN). 
Pasalnya, akibat lamban dioperasikan bangunan pelabuhan banyak tidak terawat lagi, sehingga perlu direhabilitasi.

Namun karena pembangunan pelabuhan itu menggunakan APBN, sehingga Pemda tak bisa mengucurkan biaya APBD untuk melakukan perbaikan serta perawatan bangunan pelabuhan. 

"Alhasil, untuk merawat dan memperbaiki bangunan pelabuhan yang sudah rusak, biaya mesti diusulkan kepada Pemerintah Pusat melalui biaya APBN," ujar Agung.

Meski belum jelas kapan pelabuhan yang terletak di ujung pantai bagian timur Pulau Bintan itu dioperasikan, namun Agung mengaku pihaknya terus menggesa program-program di tahun 2016 dengan Kemenhub RI. 

"Lampu hijau dari Kemenhub RI sudah diberikan dari Menteri Ignasius Jonan untuk segera merampungkan beberapa fasilitas perhubungan yang sebagian besar ada di wilayah Bintan," ucap Agung.

Dikatakan Agung, ia sudah bertemu dengan Menteri untuk menyampaikan beberapa program di tahun 2016. Dan beliau (Ignasius Jonan-red) sudah mendukung sekali. 

"Nanti di beberapa pelabuhan kecil akan dibangun plantar beton oleh Kemenhub. Kemudian Bandara di Tambelan akan diselesaikan lebih cepat serta Bandara di Letung juga akan digesa. Bahkan pak Menteri minta saya untuk mendarat perdana di Letung pada Desember nanti," terang Agung.

 

Sumber : Haluan Kepri